Minggu, 23 Agustus 2015

Beberapa waktu lalu,  tepatnya tanggal 17 Agustus 2015, seorang warga RW 08 dari wilayah RT 017 bernama bapak Iin berusia 52 tahun dikabarkan meninggal dunia tanpa sanak famili.  Hanya ada seorang istrinya,  yang tentu saja dalam mengurus proses pengurusan mayit akan sangat kesulitan. Bersyukur karena tetangga,  warga sekitar hingga pengurus RT dan RW sigap dalam memberikan pelayanan membantu pengurusan dari awal hingga pemakaman.

Bapak Iin diketahui meninggal dalam keadaan sakit struk,  tidak berfungsi anggota tubuhnya secara normal.  Setiap harinya diurus oleh istrinya.  Bekerja samanya warga dalam proses mengurus mayit hingga pemakaman tentunya harus diapresiasi,  budaya tolong menolong yang harus dipertahankan. 

Bapak H.  Triswanto selaku Ketua RW 08 ketika ditemui menyampaikan agar seluruh warganya mau memberikan informasi agar semua masalah sosial bisa ditangani bersama.

Minggu, 16 Agustus 2015











Minggu, 09 Agustus 2015

Setelah mendapatkan teguran dari Ketua RT 16 bapak Muslim, mengenai sampah yang berhari-hari tidak terangkut dan berserakan hingga kejalan. Maka Ketua RW 08 melakukan sidak dan meninjau langsung ke lokasi. Seperti yang dilaporkan sampah memang sudah berserakan hingga kejalan. Dan lokasi terlihat berantakan.

Oleh karena itu, selama 2 hari Ketua RW 08 bapak H. Triswanto dengan sigap memantau langsung tindakan pembersihan dan merapihkan sampah yang tercecer. Juga teguran keras kepada petugas kebersihan yang bertanggung jawab dilokasi itu dengan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja jika ditemukan lagi kejadian serupa.

Hal ini menjadi pelajaran bersama bahwa kebersihan adalah tugas bersama. Maka memberikan laporan atas tidak berjalannya sistem kebersihan sangat diapresiasi oleh Ketua RW 08.

Semoga kedepannya berjalannya sistem kebersihan lebih baik lagi tanpa ada kendala.

Minggu pagi tadi tepatnya jam 11.00 wib, Ketua RW bapak H. TRISWANTO melaporkan melalui aplikasi QLUE yang telah disediakan oleh pemerintah kota Jakarta untuk menerima segala bentuk aspirasi dari warga. Aplikasi ini dipantau langsung oleh gubernur DKI melalui sistem dashboard yang akan melihat respon dinas terkait diwilayah yang juga terkait dengan wilayah terlapor. Baik itu Kelurahan, Dinas Kebersihan, dll.

Tidak menunggu lama laporan tersebut ditanggapi oleh banyak pihak diantaranya staff Kelurahan dari Bidaracina yaitu bapak Aji karena wilayah terlapor memang bersisian dengan wilayah bidara cina. Bersama pak Sinaga yang juga staff Kelurahan Bidara cina, meninjau langsung lokasi dan berdiskusi mencari cara yang tepat mengatasi masalah puing ini.

Bapak Rizki dari dinas Kebersihan juga memberikan bantuan berupa mobil yang disediakan untuk mengangkut puing. Secara prosedural ketua RW 08 meminta kepada Kelurahan Cipinang Cempedak untuk membuat surat edaran kerja bakti kepada warga dan juga diharapkan bisa mengerahkan PHL untuk membantu membenahi jalur Kebon Nanas Selatan 1 yang penuh dengan puing ini.

Sebenarnya, permintaan puing bekas pengerukan kali untuk diletakkan disisi kali adalah sesuai surat yang berikan oleh Ketua RW 08 saat itu harapan tumpukan puing yang tersusun bisa menjadi tanggul untuk mengatasi banjir. Akan tetapi saat ini karung yamg digunakan untuk membungkus puing banyak yang rusak sobek dan tanah puingnya berserakan. Tentunya dikhawatirkan ketika musim hujan dan banjir datang, tanah puing ini menjadi masalah baru.

Semoga seluruh komponen bisa bekerja dengan sigap dan mampu mengatasi masalah ini dengan lebih cepat. Senin besok 10 Agustus 2015 laporan yang sudah masuk ke Qlue akan disampaikan oleh bapak Aji ke rapat Kecamatan untuk mendapatkan respon dan tindakan tepat dan lebih cepat.

Sabtu, 08 Agustus 2015

Selepas hari raya idhul fithri, tentunya acara halal bihalal menjadi salah satu acara yang sangat penting. Mengingat disaat itulah merasa saling bersalah dan semuanya ikhlas memaafkan dalam suasana yang harmonis.

Dihadiri oleh undangan sekitar 30 orang terdiri dari pengurus RW 08, pengurus RT, Tokoh Masyarakat, penyuluh dari Damkar serta undangan lainnya.

Acara dibuka dengan informasi dari Tokoh Masyarakat yaitu bapak Ciptadi, yang menyampaikan berita gembira tentang rencana perbaikan dan peninggian jalan didaerah rawan banjir oleh PU Bina Marga.

Menaggapi hal tersebut bapak Triswanto selaku ketua RW 08, menyambut dengan gembira dilanjutkan oleh informasi dan berita baik lainnya oleh pak Tris. Diantaranya adalah tentang rencana pembuatan pintu air untuk mengatasi luapan air sungai.

Selama Ramadhan kemarin, pokdar jatinegara yang dimotori oleh banyak kader dari wilayah RW 08 dianggap berhasil dalam mengatasi ancaman keamanan, tawuran serta narkoba. Hal ini diapresiasi oleh seluruh hadirin khususnya bapak H. Amir Parya selaku pembina kepengurusan RW 08 yang juga mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat mau ikut serta membantu bergeraknya kepengurusan RW agar selalu solid dan bermanfaat bagi warganya.

Acara dilanjutkan dengan penyuluhan dari Damkar, yang memberikan arahan bagaimana menjaga agar terhindar dari bahaya kebakaran. Sesi tanya jawab berjalan lancar dan ditutup dengan arisan bulanan RW.

Semoga saja seluruh acara yang telah berjalan bermanfaat bagi masyarakat khususnya diwilayah RW 08.